Lhokseumawe, HARIANREPORTASE.com – Suasana meriah dan penuh haru mewarnai pelaksanaan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TKIT Bunayya Lhokseumawe Angkatan ke-23 Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada Ahad (7/6/2026) di halaman SMPIT Bunayya Lhokseumawe.
Mengusung tema “Mengenalkan Budaya dan Kreativitas Anak Usia Dini dalam Menapaki Cita-cita Tertinggi”, kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta keberanian mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan.
Acara ini dihadiri Pembina Yayasan Bunayya, Ustaz Dr. H. M. Yusuf A. Samad, S.Pd.I., M.M., CHRA, Ketua Yayasan Bunayya Hj. Ratna Anita, S.Si., M.Si., Manager Internal Sekolah (MIS) Listiyawati, S.Pd.I., M.Pd., Kepala SMPIT Bunayya Sa’id Ramadhan, S.E., M.M., Gr., serta para orang tua siswa.
Turut memberikan pesan dan kesan mewakili wali murid, Chalirafi, S.E., M.Si., sementara doa penutup dipimpin oleh Samhudi, Lc., M.H.
Kepala TKIT Bunayya Lhokseumawe, Nurul Afni, S.Pd.Ek., Gr., menyampaikan bahwa pada tahun ajaran ini sebanyak 98 siswa berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak dan siap melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Alhamdulillah, tahun ini TKIT Bunayya kembali meluluskan 98 anak. Kami berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan dengan percaya diri dan membawa bekal ilmu yang telah diperoleh selama belajar di Bunayya,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Bunayya, Ustaz Dr. H. M. Yusuf A. Samad, S.Pd.I., M.M., CHRA, menegaskan komitmen lembaga dalam memberikan layanan pendidikan terbaik, khususnya dalam pembentukan karakter Islami dan kemampuan dasar akademik sejak usia dini.
Menurutnya, TKIT Bunayya tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menargetkan para siswa mampu membaca Al-Qur’an, menghafal Juz 30, hadis pilihan, serta doa-doa harian sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Ia juga mengajak para orang tua untuk melanjutkan pendidikan anak ke SDIT dan SMPIT Bunayya agar proses pembinaan ilmu dan karakter dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Alhamdulillah, beberapa alumni TKIT Bunayya saat ini telah berkiprah menjadi kepala sekolah di lingkungan Bunayya maupun guru tahfiz. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang ditanamkan sejak usia dini memberikan dampak positif bagi masa depan mereka,” katanya.
Sepanjang acara, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan yang memukau, mulai dari tarian tradisional, puisi teatrikal, gerak dan lagu, hingga penampilan kreatif lainnya yang mendapat apresiasi meriah dari para orang tua.
Penampilan tersebut merupakan hasil latihan intensif selama kurang lebih dua bulan yang dipersiapkan oleh para guru dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
Melalui kegiatan ini, sekolah ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat seni, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih keberanian tampil di depan publik sejak dini.
Pentas seni dan pelepasan siswa ini menjadi momentum penting bagi TKIT Bunayya Lhokseumawe untuk terus melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berakhlak mulia, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
TKIT Bunayya Lhokseumawe menjadi sekolah yang unggul di Provinsi Aceh.










